BELAJAR DARI ANAK KECIL
(Sumber foto: https://www.pexels.com/id-id/foto/2-gadis-berjalan-di-jembatan-coklat-pada-siang-hari-50581/) Jika waktu dapat diputar kembali, kuingin rasanya kembali pada masa kanak-kanak. Masa di mana pikiranku dipenuhi dengan keinginan untuk bermain, bermain, dan bermain tanpa memikirkan apa kata orang. Masa di mana tak memikirkan beban hidup, dan masa di mana hati tetap bersih dari benci. Seiring berjalannya waktu, menjalani fase kehidupan baru sebagai orang dewasa nampaknya menimbulkan banyak kontroversi. Semakin dewasa, mengapa hidup serumit ini? mengapa banyak hal yang harus dipikirkan dan dipertimbangkan sebagai seorang dewasa? Di usiaku yang sudah memasuki kepala tiga, aku sudah memiliki dua orang anak. Hari-hariku sebagian besar kuhabiskan membersamai mereka. Dari mereka, aku banyak belajar bahwa sepelik apa pun hidup kita, tetaplah menjadi diri sendiri. Anak kecil ketika dimarahi oleh orang tuanya, mereka tidak akan menjauh, memarahi balik, apalagi memukuli. Malah s...