Sumber foto: https://www.pexels.com/id-id/foto/tumpukan-batu-dekat-danau-355863/
Belum lama ini, media sosial kembali
dihebohkan oleh opini seorang influencer yang terkenal sebagai penganut childfree.
Dari akun media sosialnya beliau mengatakan resep awet muda adalah tidak
memiliki anak. Opini sang influencer sontak menarik perhatian masyarakat
yang tidak setuju dengannya, sehingga memicu para pengguna media sosial ikut
angkat bicara. Khususnya kalangan ibu-ibu yang jelas membantah bahkan menyerang
balik sang influencer.
Sebagai seorang ibu yang memiliki
dua orang anak dengan usia yang sudah memasuki kepala tiga, tentunya juga tidak
setuju dengan opini beliau. Rasanya tidak adil jika anak dijadikan penyebab
seorang wanita cepat menua karena pada dasarnya menua itu pasti. Jika memang
saat memiliki anak seorang wanita terlihat semakin tua, bisa jadi ada yang
salah dengan pola hidup kita.
Pola hidup tidak hanya menyangkut
kondisi fisik saja melainkan juga kondisi mental. Setelah menjadi orang tua tak
jarang membuat kita stres ketika berhadapan dengan perilaku anak, pun sering
dihadapkan dengan realita yang tidak sesuai dengan ekspektasi kita.
Maka sebagai seorang ibu agar
tetap terlihat awet muda, tidak hanya fisik yang harus dirawat melainkan juga
mental. Berikut upaya awet muda yang dapat para ibu lakukan.
Rutin
Menggunakan Skincare Di Waktu Pagi dan Malam Hari
Penggunaan skincare
wajib dilakukan untuk melindungi kesehatan kulit wajah. Salah satu indikator
terlihat awet muda adalah fisik yang terlihat bugar, terutama wajah yang selalu
nampak glowing. Saat memasuki usia dewasa kebutuhan akan kulit wajah akan
semakin meningkat, sehingga sudah seharusnya para ibu tetap menyempatkan waktu
untuk menggunakan skincare pagi dan malam demi kulit wajah yang terlihat
awet muda.
Rutin
Berolahraga
Selain membuat
tubuh tetap bugar, berolahraga juga adalah cara yang murah dan mudah untuk merawat
kulit agar tetap awet muda. Di lansir dari halodoc.com sebuah studi menunjukkan
bahwa ada pengaruh yang kuat dari olahraga
pada kesehatan fisik dan mental, termasuk memperlambat proses penuaan.
Memperhatikan
Pola Makan
Pola makan
terbukti menghambat proses penuaan sehingga membuat seorang awet muda. Tentu saja
pola makan yang dimaksud adalah kebiasaan makan makanan yang sehat. Menerapkan pedoman “isi piringku” dari
Kementrian Kesehatan pun bisa menjadi pilihan. Pedoman ini menekankan untuk
membatasi gula, garam, dan juga lemak dalam konsumsi sehari-hari.
Belajar
Ilmu Parenting
Mengasuh anak tidak
dapat dilakukan hanya dengan mengandalkan kemampuan diri sendiri. Nyatanya,
kompleksitas dalam pengasuhan membuat seorang ibu mudah mengalami stres. Di mana
salah satu penyebabnya tidak memiliki pengetahuan tentang parenting. Oleh
sebab itu, belajar ilmu parenting amatlah penting sebagai bekal saat
kita menemui kesulitan dalam menjalani peran seorang ibu. Berbekal ilmu parenting
kita dapat menemukan berbagai alternatif solusi yang dapat diterapkan dalam
memenuhi tumbuh kembang anak. Sehingga sangat memungkinkan menghambat proses
penuaan akibat stres.
Belajar
Ilmu Kesehatan Mental
Stres yang dialami
seorang ibu dalam proses pengasuhan diakibatkan berbagai faktor, di antaranya,
kelelahan secara fisik maupun mental, menaruh ekspektasi yang terlalu tinggi
terhadap anak, memiliki trauma masa lalu atau inner child yang terluka, tidak
mendapat dukungan dari keluarga dan lingkungan sekitar. Berbagai faktor tersebut
sering kali mengganggu kondisi psikologis kita. Jika kita memiliki pengetahuan
akan pentingnya merawat kesehatan mental, maka kondisi tersebut tidak akan
dibiarkan berlarut-larut dan segera mencari bantuan dari psikolog. Kondisi mental
yang sehat juga penting untuk menghambat proses penuaan agar tetap awet muda.
Komentar
Posting Komentar