MENJADI IBU YANG BERDAYA
Sudah hampir empat tahun lamanya aku menekuni dunia menulis. Saat itu, anak pertamaku masih berusia lima bulan, dan kami tinggal
di rumah kontrakan dua pintu yang kira-kira berukuran 3x6 meter. Kontrakan yang
tidak begitu luas dan jam tidur anakku yang lebih lama, membuat tugasku sebagai
ibu rumah tangga menjadi ringan. Aku bisa mengerjakan pekerjaan rumah dalam
waktu yang singkat, sebab itulah waktu luangku lebih banyak.
Banyaknya waktu luang membuatku termotivasi untuk melakukan
hal yang lebih produktif agar waktuku lebih bermanfaat. Jika ditanya mengapa
memilih dunia kepenulisan? Sederhana sih, karena aku senang bercerita melalui
tulisan.
Selama hampir empat tahun belakangan ini, aku belajar
menulis autobiografi, cerita anak, cerpen, hingga artikel. Sampai saat ini aku
sudah menerbitkan beberapa karya di antaranya, satu buku solo, 21 buku antologi
fiksi maupun non fiksi, menerbitkan beberapa judul artikel di media online,
konsisten menulis konten di Instagram, serta kembali aktif menulis di blog.
Aku tidak pernah menyangka motivasi untuk lebih produktif
saat menjadi ibu rumah tangga mengantarkanku pada passion yang aku
miliki sekarang. Sampai saat ini aku menjadikan kegiatan menulis adalah bentuk “me
time” sebagai seorang ibu rumah tangga.
Jika dari awal menjadi seorang ibu, aku adalah seroang ibu
yang bekerja di luar rumah (guru atau dosen), aku tidak akan mengenal dunia
kepenulisan, pun tidak mempunyai waktu untuk belajar mengembangkan passion
yang kupunya.
Belum lama ini aku mendapatkan pekerjaan sebagai ghost
writer yang mendatangkan pundi-pundi rupiah. Bagiku ini adalah pencapaian
yang sungguh luar biasa. Sebagai seorang yang terbilang baru dalam dunia
kepenulisan, pengalaman sebagai seorang ghost writer sangat membuatku senang
sekaligus bangga. Karena ternyata tulisan-tulisanku di Instagram secara tidak
langsung membangun personal brandingku sebagai seorang penulis. Dari konten
tulisan itulah seorang klien tertarik untuk mengajakku bekerja sama menuliskan
ide-ide yang ia punya agar menjadi sebuah karya.
Di tahun 2023 ini, aku menantang diriku untuk menjadi
seorang podcaster. Mengapa podcast? Karena aku ingin mengeksplorasi
dunia menulis dari sisi yang berbeda. Ya, menulis script. Aku yang suka
bercerita akan lebih menikmati pengalaman belajar menulis script podcast.
Secara tidak langsung hobiku dalam menulis dan bercerita akan tersalurkan hanya
dengan melalui satu kegiatan saja yakni membuat podcast. Semoga kubisa
konsisten!
Bagiku, peran sebagai ibu rumah tangga adalah kesempatan
berharga untuk mengembangkan diri. Hadirnya seorang anak yang membukakan
jalanku untuk menekuni apa yang sebenarnya aku minati.
Menjadi seorang penulis lepas dan content creator tidak
pernah masuk dalam list cita-citaku dahulu. Jangankan masuk list,
terpikirkan pun tidak. Tetapi ternyata perjalanan menjadi seorang ibu rumah
tangga yang mengantarku dalam dunia menulis. Sehingga menjadikanku individu
yang berdaya meski di rumah saja.

Komentar
Posting Komentar