Orang Dewasa
ORANG
DEWASA
Role model
yang terbaik adalah yang mampu memberikan contoh yang baik, baik dalam beribadah,
berperilaku, belajar, berkomunikasi, dan lain sebagainya. Dari zaman dulu
sampai sekarang orang dewasa selalu menjadi contoh bagi seorang anak dan remaja.
Tetapi bagi saya, yang dulu berada di posisi anak dan remaja tidak begitu
memberikan efek role model orang
dewasa itu, mungkin sedikit sih orang tua saya, tapi untuk orang dewasa diluar
sana pengaruhnya bisa dibilang sangat sedikit. Nah, di zaman sekarang role model orang dewasa sudah sangat
memberikan efek, mengapa? Karena pengaruh teknologi yang sudah semakin canggih.
Sosial media khususnya, sangat memberi pengaruh kepada anak dan remaja untuk
menjadikan role model orang dewasanya
yang dia anggap pantas dan patut untuk di contoh. Positif iya, negative juga
iya. Para anak dan remaja mulai memilih-milih mana nih yang akan di jadikan
contoh, baik itu gaya berpenampilan, gaya bicara, bahkan suatu tindakan yang mungkin akan viral di dunia
maya.
Sekarang
di sosial media terjadi yang namanya saling fitnah memfitnah, tuduh-menunduh,
menjelek-jelekkan suatu kelompok sehingga menjadi viral di media sosial dan
menjadi pembahasan di acara-acara berita stasiun-stasiun TV. Coba perhatikan
kasus yang muncul tak jarang dilakukan oleh orang dewasa, sehingga diikuti
banyak kasus lain yang mungkin tidak sama persis tapi dilakukan oleh para
remaja. Saya berpendapat bahwa kasus-kasus yang dilakukan oleh remaja, karena
melihat orang dewasa di sekitarnya, “lah mereka orang dewasa aja gitu” selain
itu juga, karena faktor kurangnya peran orang tua dalam mendidik anak, orang
tua bukannya orang dewasa? Ya, orang dewasa yang menjadi sekolah pertama bagi
pembentukan karakter anak dan remaja. Role
model pertama anak saat lahir kedunia adalah orang tuanya.
Salah
satu kasus yang teman saya pernah sharing ke saya, dia bilang kalau siswa-siswa
di sekolahnya sering melakukan pelanggaran, tidak solat, membolos, dsb. Pernah
suatu ketika teman saya menanyakan kepada salah satu siswa “mengapa kamu tidak
solat?” Dia menjawab “orang tua saya juga tidak solat bu” Nah! Terbukti para
siswa di usia remaja sangat mencontoh perilaku orang dewasa terutama orang
tuanya. Dalam kondisi lain, teman saya memanggil orang tua yang anaknya sering
melakukan pelanggaran di sekolah, lalu kata ibu dari anak itu “terserah ibu
saja anak itu mau diapain, saya sudah menyerah bu.”
Perlu
orang dewasa ketahui, apapun yang dilakukan anak dan remaja adalah menjadi
tanggung jawab besar bagi kalian. Janganlah orang dewasa serta merta
menyalahkan anak dan remaja dalam berperilaku dan bertindak, mereka seperti itu
karena mencontoh keseharian kalian. Mereka lebih cepat meniru apa yang mereka
lihat daripada apa yang dikerjakan. Mau anak dan remaja berperilaku sopan,
santun, berprestasi, berakhlakul karima. Maka orang dewasa dulu yang
berperilaku demikian. Mau anak dan remaja menjadi baik maka orang dewasa dulu
yang menjadi baik.
Hey
orang dewasa, ketahuilah diluar sana banyak anak dan remaja yang memperhatikan
gerak-gerik kalian, memperhatikan cara kalian berpakaian, berperilaku, dan
bertindak.
Hey
orang dewasa, ketahuilah perilaku kalian menentukan masa depan bangsa ini,
jadikan perilaku kalian sebagai hal yang patut untuk dicontoh.
Hey
orang dewasa, ketahuilah karyamu di sosial media selalu diikuti oleh para anak
dan remaja yang sekarang sudah memiliki akun sosial media. Berkaryalah dengan sebaik-baiknya.
Hey
orang dewasa, bukan hanya para anak dan remaja yang menjadi penerus bangsa ini,
tapi kalian orang dewasa memiliki andil besar dalam membangun dan membentuk
karakter para anak dan remaja yang akan berjuang membangun bangsa dan Negara di
era selanjutnya.
Komentar
Posting Komentar